Negeriku Terkoyak

21:47 HB Seven 39 Comments

Anarkisme menyeruak....
Rusuh....dimana-mana
Premanisme..membuncah
Egosentris..menggelora..
Hukum seolah tiada berdaya...
Sipil vs sipil
Sipil vs aparat
Aparat vs aparat
Negeriku terkoyak...

Reformasi yang seharusnya membawa kemajuan
Namun malah kebablasan
Kebebasan yang selama ini dirindukan..
Terpenuhi sudah, namun..seakan tanpa batas
Negeri yang aman dan damai sekarang tengah tercabik-cabik

Seandainya semua bersatu demi kemakmuran negeri in
Seandainya semua berpadu tanpa memandang suku, golongan, ormas
Betapa akan jayanya negeri ini..
Akankah itu semua terwujud ataukah hanya sebuah khayalan seorang anak kecil

Seperti halnya digambarkan dalam lagu "Satu" yang dinyanyikan oleh Boomerang

Catatan:
Lupakan saja semua pujian pada perang, saling genggam bergandeng tangan dikutip dari syairnya Boomerang dari lagu yang berjudul "Satu". Syair selengkapnya disini...dan kalau mau ingin mengunduh lagunya disini..




Sedang memuat atikel terkait...

You Might Also Like

39 comments:

  1. lha iya..kadang nyesek menyaksikan kekacauan di negara ini. sigh mode on

    ReplyDelete
  2. saam sobat
    benar negeri kita terkoyak,karena banyak masalah rumit.
    semoga segera teratasi.

    ReplyDelete
  3. @Nura
    masalah rumit? sebenarnya simpel, cuma penanganannya yang telat sehingga rumit :-)

    ReplyDelete
  4. Semoga segala macam kerumitan bangsa ini dapat terselesaikan dan Indonesia kembali berjaya.

    ReplyDelete
  5. semoga dapat teratasi semuanya dan tidak terkoyak lagi..... s e m o g a ..... kita berharap untuk anak cucu kita semua.

    ReplyDelete
  6. Akan terwujud jika kita sama-sama merentangkan tangan, membuka hati, menghargai perbedaan

    ReplyDelete
  7. astaghfirulloh! jika dibiarkan terus seperti ini, bagaimana dengan masa depan anak cucu kita nanti?

    ReplyDelete
  8. rasanya ini sebuah azab kecil buat bangsa ini. harus diakui kita banyak dosa. kita harus merenung dan memperbaiki kesalahan kita

    ReplyDelete
  9. @sang cerpenis....entah kenapa dengan negeri ini mbak..
    @mbak Nura, coretan hidupku, harto...amaienn..
    @stephanee...betul...sekali
    @mbak ajeng...yups...penuh saling pengertian..
    @@abi sabila..masa depan akan suram...kalau kondisi ini dibiarkan
    @edwin..yups..interopeksi diri..

    ReplyDelete
  10. damailah negeriku ini,,
    hendaknya yang sudah di umur yang tidak muda lagi
    hendaknya kita lebih dewasa dari rakyat dan pemerintahannya
    lebih dewasa

    ReplyDelete
  11. Aku pun merindukan damai itu kan kembali datang...
    Mengapa sekarang suasana hati setiap orang mudah sekali menjadi panas...?

    ReplyDelete
  12. Banyak yg bilang, reformasi kita sudah kebablasan...

    ReplyDelete
  13. semoga suatu hari negri ini menemukan damai yg sesungguhnya ya mas :)

    selamat malam mas fajar.....^^

    ReplyDelete
  14. prihatin sekali, bangsa ini bukannya semakin baik malah semakin parah...

    ReplyDelete
  15. nyuwun ngapunten wong katro telat nongol,
    wah kulo jarang banget nonton tivi, jadi kurang ngerti masalah berita terkini mas :),
    entah sampai kapan kan datang hari kedamaian..

    jadi inget lagu gendingan kemarin: jaman wis akhir jaman wis akhir bumine goyang, akale ilang akale ilang akeh wong edan he he

    ReplyDelete
  16. kita terlalu mudah terpancing..tanpa mencari duduk masalahnya terlebih dahulu..

    pintar, cerdas .. rata2 dalam otak.. tapi secara emosi..jarang..

    semoga kita semua tergugah untuk selalu berpikir positif dan profesional..

    ReplyDelete
  17. Negri yang belum dewasa,bro.Semoga suatu saat menemukan kedewasaan,amin.

    ReplyDelete
  18. mari berubah, mari menuju kebaikan :D

    ReplyDelete
  19. yup bang. mungkin negeri ini belum cocok untuk berdemokrasi kali yah? :bingungs

    ReplyDelete
  20. Amir Santoso dalam kolomnya di Harian Pelita beberapa pekan lalu antara lain menulis bahwa kondisi negeri kita seperti sekarang ini (carut-marut dsb) mirip dengan tanda-tanda saat terjadinya revolusi sosial. Ah semoga saja tidak begitu... Tapi memang carut-marut negeri ini, entah sampai kapan. Mungkin akan selamanya sepanjang orang-orang yang duduk di kursi pimpinan, termasuk DPR/DPRD, masih menganggap kursi sebagai singgasana tempat bersenang-senang

    ReplyDelete
  21. semua orang mementingkan egonya sendiri2, tak peduli itu benar atau salah. seandainya saja semua orang bisa menahan emosi. semoga kekacauan ini cepat berakhir sehingga kita bisa jadi negara yang damai. amienn

    ReplyDelete
  22. Coba antara Rakyat, Aparat dan Pemerintah Bisa Satu hati ya Om...

    Satu pikiran n Satu....Pokoke Satu koyo lagune "Boomer Ank *Avatar Mode ON" pasti indah

    ReplyDelete
  23. turut prihatin sama keadaan bangsa ini :(
    tembak di tempat :(

    ReplyDelete
  24. ikut terkoyak juga, ingin mengoyak mulut2 besar orang2 di gedung itu sana

    ReplyDelete
  25. kapan ya negeri kita nih benar benar aman damai dan tentram gitu

    ReplyDelete
  26. memang yang paling susah merubah suatu sistem ya Mas...
    ndak tw neh masa depan negeri ini akan bertambah bagus apa ndak..
    doh, moga cerahlah..

    ReplyDelete
  27. Hai,

    Sudah lama aku nggak blogwalking. Karena memang dah lama juga nggak blogging. Hehehehehe.... Datang sekedar menyapa. Semoga dirimu sehat dan selalu bahagia.... dan semoga belum lupa dengan persahabatan kita.

    :)

    Salam,

    Ninneta

    ReplyDelete
  28. met pagi kawan....
    lama nggak mampir nich

    ReplyDelete
  29. tapi masih banyak yang bisa kita banggakan dari indonesia kita tercinta ini.....betulllllll......

    ReplyDelete
  30. beugh,, syairnya mantap maaang ..hihihi
    salam blogger :D

    ReplyDelete
  31. wah saya baca syair ini kok yang keluar lagunya boomerang yah . hakz :D

    ReplyDelete
  32. Negri ini lagi bermasalah. Kita harus berubah

    ReplyDelete
  33. iya tuh, q juga bingung, akan dibawa kemana negeri tercinta ini.....

    ReplyDelete
  34. Puisinya bagus sekali.. semoga negeri ini cepet sembuh..

    ReplyDelete
  35. tiap ganti pemimpin ganti strategi. kampan mau majunya donk..

    ReplyDelete

Matur nuwun komentaripun....