Diklat di Pasuruan 3

11:35 HB Seven 23 Comments

Hari pertama diklat telah terlewati meskipun sempat menghadapi “kerikil-kerikil tajam” yang sempat menghadang, jiah kayak judul filem jadul aja yak... he.he.he.. Perkenalan dengan para peserta pun berlangsung lancar dan asyik-asyik aja. Keakraban diantara kami pun langsung terjalin meski masih ada yang rada rada jaim... (opo kui jaim...doooh...)

Memasuki hari kedua materi yang disampaikan adalah pemaparan tentang apa dan bagaimana sertifikasi tanah itu. Pemaparan materi ini langsung disampaikan oleh staff Kanwil Pertanahan Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut staff Kanwil Pertanahan Jawa Timur menyampaikan antaralain mengenai pentingnya pendaftaran tanah, macam-macam pendaftaran tanah yaitu sms (sertifikat masal) dan larasita. Selain itu juga disampaikan pula mengenai syarat-syarat kelengkapan yang harus dipersiapkan dalam proses pengurusan pendaftaran tanah ke kantor pertanahan. Kemudian diutarakan pula bagaimana proses pengurusan pendaftaran tanah mulai dari pengurusan berkas-berkas di kalurahan sampai pemberkasannya yang runtut, pendaftaran berkas-berkas yang sudah tersusun rapi tersebut ke kantor pertanahan, tata cara pemasangan patok sebagai batas tanah, proses pengukuran tanah, sampai proses keluarnya sertifikat tanah. Khusus dalam pemasangan patok ini, diajari juga bagaimana proses pemasangan patok apabila letak tanah berdempetan khususnya apabila ditanah tersebut sudah berdiri bangunan.

Hari kedua lewat dengan materi yang setumpuk... dilanjut dihari ketiga dengan pelatihan langsung menuju ke lokasi proses pendaftaran tanah..alias..meninjau ke lapangan kerja. Nah..ini pas kita ke TKP, kita singgah di salah satu koordinator..sms alias sertifikat massal, selain kami diberi sedikit penjelasan mengenai proses sertifikasi tanah diwilayah tersebut, juga diberi minum susu gratis... kenapa gratis? karena wilayah yang kami kunjungi tersebut adalah wilayah dimana mayoritas warganya adalah para peternak sapi perah... so... yang pastinya ...sueeegeeer.... he.he.he.. gretongan bro... nah setelah minum susu gratis, lalu kami menuju ke lokasi dimana proses sertifikasi tanah yang dilakukan oleh KKMB CIU tengah berlangsung. Disana kami ditunjukkan wujud patok, bagaimana pengukuran tanah apabila tanah tersebut tidak rata. Disana kami kurang lebih setengah jam keliling wilayah kampung tersebut.

Setelah melihat proses pengurusan sertifikat tersebut, perjalanan dilanjutkan menuju ke salah satu lokasi peternakan sapi, dimana peternakan sapi tersebut telah menggunakan alat pemerah yang modern. Ternyata kayak berada di australia betul.. semua serba modern. Bahkan para sapi pun sudah tahu jamnya kapan sapi tersebut diperah. Informasi ini kami dapatkan dari Pak Kumis selaku pawang kandang tersebut. Yang konon kabarnya pak kumis tersebut sering mendapat undangan ke Luar negeri untuk urusan persapian..
Setelah sesiang penuh berada di lokasi yang tengah dalam proses pendaftaran tanah, malam harinya kami harus melakukan sosialisai kepada masyarakat yang belum mendaftarkan tanahnya. Proses sosialisasi tersebut berlangsung dari pukul 19.30 sampai pukul 21.30... mbyuuh... awak..jan poll puegel tenan.. Begitu sampai asrama... cuci kaki, gosok gigi, cuci tangan.. bobo deeech....

Hari keempat pelatihan.. (dengan terpaksa bangun..he.he...he.. soalnya masih kerasa tuch pegelnya..).. pembahasan materi tentang cara-cara pemberkasan syarat-syarat proses pendaftaran tanah. Dalam sesi ini kami mempelajarai tata urutan susunan berkas, dan yang lebih penting adalah bagaiaman cara membaca surat tanah yang masih berwujud letter c. Hal ini dikatakan penting karena berkaitan dengan penulisan riwayat kepemilikan tanah yang akan didaftarkan. Pokoknya dalam proses ini...lumayan dech cenat cenut...kepalanya... soalnya bagi yang belum terbiasa membaca letter c tersebut..lumayan susah dech untuk bisa memahami..he.he.he. Hal ini didalam letter c proses peralihan tanah tersebut ditulis semua nama-nama pemilik sebelumnya. Sehingga dalam pembacaan letter c ini dibutuhkan ketelitian dan kejelian agar tidak terjadi kekeliruan dalam penulisan riwayat tanah. Yang pasti nih punya kepala...cenat-cenut.. nah... pada hari keempat ini ada sebuah cerita yang bisa dikatakan lucu dan bisa juga dikatan menyeramkan.

Ceritanya begini...Waktu malam itu ketika telah selesai sesi pemberkasan saya dan pak carik berniat melanjutkan untuk menyelesaikan tugas pemberkasan, ternyata pak carik sudah janjian juga dengan pak Haji, ya sudah..kami langsung menuju pendopo, tak berapa lama kemudian menyusul mas totok ndut. Namun mas toto tak begitu lama langsung pergi ke kamar. Setelah mas totok datang mas fuat kemudian bu maidah, dengan niatan yang sama yaitu menyelesaiakan tugas pemberkasan. Sedang.. serius mengerjakan pemberkasan,, tiba..tiba muncul Pak haji yang dengan tergopoh..gopoh sambil memanggil nama pak carik kelihatan ketakutan. Pas ditanya ada apa kok datang tergopoh-gopoh . kata Pak haji katanya baru saja ditemui mbak Kunti alias kuntilanak tepat dibawah pohon durian... pada saat mau ke kamar mandi pak haji melihat sesosok perempuan di bawah pohon durian sambil duduk. Ketika pak Haji memanggil dengan sebuat dik.. sampai tiga kali bukannya menjawab malah melihat pak haj i dengan tatapan yang gimaana gitu.... mendengar cerita tersebut sontak kami langsung mak jegagik.. mrinding.... Maklum boss udah jam 10-an malam mana malam itu malam Jum’at lagi. Akhirnya dengan beramai-ramai.. kami berusaha memberanikan diri untuk menengok di bawah pohon durian tersebut. Pas sampai disana ternyata mbak kuntti sudah tidak menampakkan diri lagi. Namun yang pasti kami percaya akan cerita pak Haji. Soalnya orangnya kalau boleh menilai..sangatlah pendiam dan yang pasti jujur... tidak ngoyoworo.. Dan hal tersebut kami konfirmasikan lagi kepada Satpam bahwa apakah benar disitu ada yang menunggu. Dan jawaban satpam kok yo jujur...juga..tho.. yaitu memang benar adanya, dan biasanya mereka menampakkan diri untuk unjuk eksistensi adalah tiap malam Jum’at. Untung..malam itu malam terakhir pelatihan kami ... kurang lebih pukul 10 pagi..kami say goobye sayonara auf wiedhersen ciao..kembali menuju surabaya... untuk kemudian kami lanjutkan menuju ke Yogyakarta berhati nyaman.


Sedang memuat atikel terkait...

You Might Also Like

23 comments:

  1. semoga selamat sampek tujuan,hehehe
    jadi pengen diklat lagi saya ini,....

    ReplyDelete
  2. selamat diklat semoga sehat selalu

    ReplyDelete
  3. perasaan gag kelar kelar kang diklatnya :(

    ReplyDelete
  4. @sang cerpenis..alhamdulillah baik... puasa..insya allah lancar..mbak
    @resky pratama.. wah udah nyampe nih om..
    @cerita tugu.. wah udah lama pak guru..
    @genial...he.he.he.. udah kelar kok bos..

    ReplyDelete
  5. assalamualaikum..
    halo mas? gmana sehat?
    sukses lah diklatnya...
    salam

    ReplyDelete
  6. semoga sukses selalu n TETAP SEMANGAT

    ReplyDelete
  7. Assalamu'alaikum..

    Huh,ngeri,tante paling gak suka cerita hantu-hantu,Fajar.Soalnya tante sering sendirian di rumah hehe.
    Moga sukses selalu amin.

    Wassalamu'alaikum..

    ReplyDelete
  8. Wah acara diklatnya seru... gara2 ada 'mbak kunti' hehehe...
    Sekarang sudah di yogya lagi ya?

    ReplyDelete
  9. ass
    wah diklatnya masih panjang ni ceritanya.
    tapi bikin penasaran akhirnya.

    ReplyDelete
  10. diklat terus pak.. :)

    moga ilmu yg didapat berguna yaaa

    ReplyDelete
  11. Semangat mas, salam kenal dri Malang, ini kunjungn pertm...

    ReplyDelete
  12. assalamualaikum..apa kabar mas he semogasehat sekakuaja dan cepat kelar diklatnya

    ReplyDelete
  13. gimana diklatnya?
    saya jadi pengen diklat ini,hehe

    ReplyDelete
  14. Sukses untuk diklatnya...dan selamat sampai tujuan.

    Selamat menjalankan ibadah puasa...

    Lebaran mudik gak Om

    ReplyDelete
  15. @harto.. And aishalife...thanks..
    @catatan kecil...iya..mbak.. lama nih..ndak sowan..njenengan
    @nura...he.he.he.. wah... ni dah selesai..mbak.
    @tukang colong.. iyo..om..ty..
    @mbah jiwo..salam kenal juga mbah...
    @abengbeng.. amieen..kang...
    @rezky pratama.. mayan heboh.. om..
    @Ibu dini.. nggak mudik..bu dini...

    ReplyDelete
  16. wah..
    puasa2 harus tetap semangatt ya kawand..
    ^_^

    ReplyDelete
  17. mba kunti nya cantik gak?? hehehehe

    ReplyDelete
  18. wooow masalah tanah yaaa?
    banyak neh ditempatku tanahnya bermasalah
    hehehehe


    Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
    mohon maaf lahir bathin

    ReplyDelete
  19. Hai, apakabar sahabat.... :)

    Datang untuk mengucapkan,

    Selamat hari Raya Idul Fitri, Mohon maaf lahir dan batin.


    -Ninneta-

    ReplyDelete
  20. perasaan gag kelar kelar kang diklatnya
    ampe seri 3...

    ReplyDelete
  21. waduh, pengalaman supranatural nih, hehe

    ReplyDelete

Matur nuwun komentaripun....