Plembir

08:55 HB Seven 14 Comments

Plembir... teringat kembali akan istilah tersebut.. ketika sedang mendengarkan radio swasta, dimana stasiun radio tersebut tengah meminta pendapat para pendengarnya tentang pengalaman para pendengarnya terkait dengan istilah plembir. Bagi rekan blogger apakah masih ingat dengan istilah plembir atau plumbir.. ? 
Plembir. Mungkin sudah banyak yang lupa akan istilah tersebut, termasuk saya sendiri. Namun tidak ada salahnya mencoba mengulik kembali akan istilah plembir, meski sedikit kita kembali ke masa lalu, dimana plembir masih berlaku dengan ketat.  Plembir kalau menurut sepengetahuan saya adalah sejenis pajak kendaraan khususnya pajak untuk sepeda onthel.  Jadi, pada waktu itu setiap sepeda harus mempunyai stiker plembir tersebut, seperti halnya kalau sepeda motor harus mempunyai STNK. Kalau tidak salah harga plembir tersebut kurang lebih Rp. 50,- , ada yang Rp. 100,- Rp. 250,-.

Plembir.. Biasanya setiap satu bulan sekali ada pemeriksaan plembir. Pemeriksaan ini sama halnya ketika bapak polisi sedang mengadakan pemeriksaan kelengkapan surat sepeda motor. Dan aura kekuatan pemeriksaan ini sungguh bikin deg-degan apabila sepeda onthel kita tidak atau belum tertempel plembir ini. Apabila ketahuan tidak ada plembir, biasanya kita disuruh beli langsung ditempat, kalau pas asyik bersepeda kita tidak bawa uang atau uang kita tidak cukup untuk beli plembir, otomatis sepeda ditahan, kalau tidak ban sepeda kita digembosi, kadang memakai acara pelarungan pentil ban.. itupun setelah kita mengeluarkan rayuan sampai sundul langit.  Sehingga, apabila dari kejauhan kita sudah melihat ada operasi plembir, secara otomatis langsung ngacir kabur.. melalui jalan lain meskipun agak memutar, terutama kalau pas berangkat sekolah. Dan biasanya operasi pemeriksaan plembir ini dilakukan ketika waktu pagi pas momen berangkat kerja atau sekolah. 

Plembir... kalau untuk saat ini...sudah lewat masanya... so kita bisa bersepeda ria dengan tenang tanpa khawatir..ada operasi plembir..


Sedang memuat atikel terkait...

You Might Also Like

14 comments:

  1. wkwkwk... aku inget banget dg plembir pak. Bapakku kalau kemana-mana selalu naik sepeda, dan plembirnya ditempel dg rapi di stang sepedanya. Aku juga pernah kena operasi plembir. Kalau anak2 sekarang pasti gak tahu apa itu plembir ya?

    ReplyDelete
  2. kalo ditempat saya namanya Peneng, waktu saya kecil seringkali takut sama petugas ini, soale kalo kena cegat ndak punya duwit, harus rela lewat sawah sambuil lari terbirit

    ReplyDelete
  3. assalamualaikum...
    saya baru tahu mas Plembir itu..
    namanya unik ya
    salam

    ReplyDelete
  4. Baru tau istilah Plembir. Kok aku malah mikir Plembir itu kayak Plumber (tukang ledeng) hahaha.

    ReplyDelete
  5. ass
    ingat saat saya masih SD,dulu sepeda pakai plembir.
    memang selain bebas razia, bikin sehat kalau naik sepeda

    ReplyDelete
  6. pajak sepeda onthel??
    waktu SD aku tau itu, karena berangkat sekolah ngonthel sendiri. lupa nominalnya, yang pasti nggal banyak. dan iya, hanya pakai stiker gitu yaa

    hehehe jadul banget

    ReplyDelete
  7. kalo sekarang mungkin sama kayak ongkos parkir atau pajak2 lainnya :))

    ReplyDelete
  8. Mampir berkunjung mas fajar, maaf lama ndak bw, salam blogger

    ReplyDelete
  9. Kok belum update lagi..? Masih sibukkah ?

    ReplyDelete
  10. sama kayak mas djangan, kalo disaya namanya peneng... eheheheh

    ReplyDelete
  11. aq wes gak duwe sepeda onthel om,,,dadi gak ngerti plembir..hahahaha

    ReplyDelete
  12. kunjunga awal gan salam kenal ajjh yah...

    ReplyDelete

Matur nuwun komentaripun....