Yang Hilang

14:38 HB Seven 2 Comments

Ingatanku kembali pada suatu masa
dimana sebuah memori terangkai begitu indah... 
Memori perjalanan kehidupan yang begitu sederhana, 
namun penuh makna

Awal mula berjumpa kala itu Engkau berhiaskan rambut gondrong bergelombang.. Penampilanmu begitu sederhana, dengan logat Jawa yang berasa campuran.. karena masa kecil dan remajamu kau lewatkan di luar Jawa. Namun demikian, hal itu tidak mengurangi rasa ramahmu kepada setiap orang.  Meskipun baru pertama berjumpa, namun ada kecocokan di antara kita, sehingga langsung akrab.. seperti orang yang telah kenal lama.

Seiring berjalannya waktu..semakin lama daku kenal dirimu.. ternyata dirimu adalah seseorang yang suka membantu kawan tanpa tendensi apapun.. engkau begitu mudah menghulurkan tanganmu untuk memberikan bantuan kepada kawan-kawan yang membutuhkan.. meskipun kadang engkau harus mengorbankan kepentinganmu sendiri. Walaupun kemudian itu bisa menjadi titik lemah engkau.. karena asyik membantu kawan.. kadang engkau lupa.. bahwa engkau juga mempunyai visi dan misi yang harus engkau jalankan.

Itulah sosok dirimu yang begitu sederhana.. Dan suatu ketika daku mencoba bertanya akan kabarmu, yang kudapati hanya sebuah kabar yang mewartakan bahwa saat ini engkau telah menghilang entah kemana.. sudah satu bulan engkau menghilang. Daku coba untuk mencari informasi..akan keberadaan engkau.. namun tiada dapat menemukan jawabnya.. Daku coba telepon.. juga sudah tidak aktif.. Entahlah dimana kau untuk saat ini..

Engkau adalah sosok penggagas akan kegiatan bingkisan lebaran.. sudah 3 tahun program ini berjalan..dan tahun ini pembagian bingkisan lebaran yang ke 4 tahun.. namun kini Engkau telah pergi entah kemana.. dan belum bisa bersama-sama kembali mengadakan pembagian bingkisan..tahun..ini.. Kawan.. meski saat ini Engkau tengah melakukan perjalanan entah kemana.. kami  tetap melanjutkan apa yang telah Engkau gagas.. dan rintis.. . Bersabarlah kawan.. kelak kita akan bersua kembali..dalam kondisi yang lebih..baik.. Sukses buat dikau disana..



Sedang memuat atikel terkait...

You Might Also Like

2 comments:

  1. inilah waktu yang tepat tuk berpisah... *halah

    ReplyDelete
  2. bingkisane dinggo aku wae :p

    ReplyDelete

Matur nuwun komentaripun....