Untuk Sebuah Kawan

17:20 HB Seven 0 Comments

Untuk sebuah kawan.. Kawan..bagaimana kabarmu nun jauh disana..adakah baik baik saja..lama kita tak sua..dan entahlah saat ini dimana kau berada..nope bbm kau delkon..dan kau menghilang bak di telan bumi..ingatanku kembali ke beberapa tahun silam..dimana masa itu kita senantiasa bersama baik dalam suka dan duka..engkau begitu ringan tangan..engkau begitu mudah mengulurkan bantuan..bahkan tanpa diminta sekalipun..engkau akan marah apabila ada kawan yang sedang susah namun engkau tidak diberi kabar..

Memang kadangkala perjalanan hubungan persahabatan kita menghadapi riak riak kecil..namun itu hanyalah bumbu penyedap bagi persahabatan kita... daku rindu akan engkau.. bahkan tidak hanya daku..tetapi kawan kawan yang dekat dengan engkau juga merindukan engkau.. kemarin tetiba..ada kawan yang minta nope..mu..kawan.. namun sayang beribu sayang.. daku kagak bisa memberikan nopemu..karena..nopemu..sudah terhapus dari memori..hape daku.. meskipun demikian..engkau tetap dalam hati dan memori daku.. bahkan juga..di hati dan memori kawan kawan..yang tahu apa dan siapa dirimu..

Untuk Sebuah Kawan.. Kawan sekali lagi daku berharap agar dikau... senantiasa sehat dan baik baik saja.. sempat ada kawan yang berjumpa dengan dikau..katanya dikau kelihatan sehat sehat saja.. semoga sampai saat ini.. aku nulis ini..dikau baik baik saja.. meskipun..bisa jadi dikau didalam lubuk hati yang paling dalam ada sebuah kerinduan yang terpendam kepada sang penyejuk jiwa.. semoga.. suatu saat dikau bisa bertemu dengan mereka.. bahkan berharap..bisa tiap waktu dikau bersua dengan mereka..

Kawan..saat ini bulan Ramadhan telah dekat.. ingatan daku kembali kepada bulan bulan Ramadhan di warsa yang telah lampau.. dimana kegiatan..ini muncul dari ide dikau.. yups..sebuah kegiatan pemberian bingkisan bagi saudara-saudara kita yang tak mampu.. begitu dikau bersemangat untuk menyelenggarakan itu.. bahkan pernah suatu Ramadhan.. dikau tetap optimis untuk mengadakan pembagian bingkisan tersebut meskipun kala itu waktu sudah sangat..mepet.. dan alhamdulillah..akhirnya bisa terlaksana jua...

Kawan, dikau senantiasa mempunyai rasa optimisme yang sangat kuat.. apapun akan dikau lakukan untuk menggapainya..meskipun pula.. karena rasa optimisme..yang tinggi itu..kadang..egosentrismu terdepankan.. dan..karena itupula..dikau saat ini entah dimana..meninggalkan kita semua..kawan kawan..yang berada dekat dengan dikau.. Optimisme ini juga yang oleh sebagian kawan kawan.. dikau dianggap negatif.. bahkan sama kawan kawan..yang pernah engkau bantu..dengan segala keikhlasanmu.. kini meninggalkan dirimu bahkan dengan membawa sebuah stigma yang negatif.. akan dirimu..

Meskipun demikian kawan..daku dan kawan kawan.. yang senantiasa selalu mengingatmu akan tetap menganggapmu sebagai seorang kawan, sahabat, saudara yang mana kita senantiasa bercanda bersama, susah senang bersama.. Walaupun saat ini kita dipisahkan ruang dan waktu.. dirimu tetap diantara perbincangan kita. Sebuah perbincangan yang baik.. akan dirimu.. Bagi kami kejadian yang saat ini tengah menerpamu hanyalah sebuah pernak pernik kehidupanmu... dan kami yakin dikau akan bangkit lagi..dengan senyum lebarmu yang senantias mengembang di wajahmu yang tembem..

Terima kasih kawan atas semua perjalanan  yang telah kita lewati dan nikmati bersama.. kami berharap kita bisa kembali bersama-sama melakukan perjalanan itu.. seperti perjalanan beberapa warsa silam..


Sedang memuat atikel terkait...

You Might Also Like

0 comments:

Matur nuwun komentaripun....