Lomba Burung Berkicau

08:51 HB Seven 25 Comments

Lomba burung berkicau, sampai saat ini masih tetap eksis di jagad perburungan Indonesia. Bahkan semakin hari semakin banyak para peserta yang mengikuti lomba burung berkicau ini. Hal ini ditandai dengan hadirnya pendatang baru yang meramaikan lomba ini. Bahkan saat ini tiap minggunya pasti ada lomba burung berkicau, meskipun skala lombanya hanya tingkat regional. Kalau untuk lomba skala nasional biasanya sudah ada agenda rutin tiap tahun. Khusus untuk lomba skala nasional biasanya diadakan ketika berbarengan dengan suatu peristiwa nasional. Misalnya hari pahlawan, menyambut ulang tahun kemerdekaan RI, dan hari besar lainnya. Tidak hanya itu saja, melainkan lomba skala nasional diadakan juga ketika tengah menyambut hari ulang tahun salah satu PBI atau BC di suatu daerah.

Kelas yang dilombakan dalam burung berkicau ini dibagi berdasarkan pada masing-masing jenis burung. Misalnya kelas Cucak Rowo, kelas Murai Batu, Kelas Kacer Hitam, Kelas Cucak Hijau, Kelas Kenari, Kelas Penthet, Kelas Anis Merah dan kelas lainnya. Pembagian kelas ini pun biasa dibagi menjadi dua session. Misal kelas Cucak Rowo A dan B, kelas Murai Batu A dan B dan seterusnya. Di berbagai kelas tersebut semua bebas ikut lomba baik itu pemain yang senior maupun yang  yunior. Bahkan pemain yunior bisa memenangkan lomba mengalahkan para seniornya. Selain sudah ada kelas tetap kadang lomba burung berkicau ini juga ada kelas tambahan atau kelas trendsetter(bahasa penulis). Kelas ini biasanya hanya sebagai ajang uji coba bagi jenis burung yang jarang dilombakan. Misalnya kelas Cucak jenggot, aslinya burung cucak jenggot ini dipakai sebagai burung master bagi burung-burung yang bisa dimaster. Misal burung murai batu, Cucak Ijo, Kacer, Anis Merah. Cucak Jenggot ini memaster untuk suara suara kasar. Namun, kemudian cucak jenggot ini tidak hanya sekedar sebagai burung master saja tapi kemudian dilombakan dalam kelas tambahan. Setelah di uji cobakan dan ternyata para pemain cucak jenggot ini banyak, biasanya kelas tambahan ini menjadi kelas reguler, dan kemudian menjadi trendsetter karena para pemain kemudian berlomba-lomba mencari burung cucak jenggot ini. Karena banyak yang minat otomatis harga menjadi naik. Seperti halnya burung pleci, karena dijajal dalam lomba dan peminat banyak maka sekarang burung pleci menjadi mahal.

Lomba di tiap kelas biasanya berlangsung kurang lebih 15 menit sampai 20 menit. Selama durasi waktu tersebut burung yang digantang dinilai oleh para juri lomba. Juri lomba biasanya ada 5 orang, 4 oarang juri menilai kinerja burung dan 1 orang juri pengawas. Untuk kriteria penilaian meliputi volume suara, rajin tidaknya burung mengoceh, Tebal tipisnya suara ocehan, ketahanan burung di pangkringan selama mengoceh, dan gaya burung saat mengoceh. Sedangkan ketentuan bagi burung yang menang lomba ditentukan oleh banyaknya jumlah bendera yang ditancapkan dibawah gantangan burung. Bendera ini jenisnya ada 4 yaitu bendera A, bendera B, Bendera C, dan bendera D. Apabila yang ditancapkan oleh para juri lomba itu mayoritas A maka secara otomati burung tersebut yang keluar sebagai pemenang, namun apabila imbang akan ada pertimbangan lain dari para juri untuk menentukannya, bahkan bisa juga diadakan putaran final bagi yang mempunyai nilai yang sama, namun hal ini jarang dilakukan.

Biaya untuk bisa ikut lomba ini biasanya tergantung kepada kebijakan panitia lomba serta skala lomba itu sendiri. Kalau lomba tingkat nasional rata-rata 60 ribu sampai 250 ribu per gantangan. Kalau lomba tingkat regional rata-rata 50 ribu sampai 80 ribu. Hadiah yang diraih biasanya berupa piagam/sertifikat, piala, dan uang pembinaan.Selain ada hadiah resmi lomba juga ada pula disediakan doorprize yang cukup menarik.

Lomba burung berkicau ini diselenggarakan selain sebagai menguji kemampuan burung yang dipunyai oleh para peserta lomba juga untuk meningkatkan nilai jual burung. Dengan berbagai kemenangan yang diraih otomatis posisi tawar bagi pemilik burung pemenang sangatlah tinggi. Misalnya harga seekor murai batu bisa mencapai 75 juta rupiah karena sering menang lomba, bahkan bisa lebih.  Pembeli berani membeli dengan harga tersebut biasanya sudah melakukan pengamatan terhadap burung yang dibelinya itu dalam setiap lomba yang diikuti khususnya lomba tingkat nasional. Sehingga pembeli yakin bahwa burung tersebut merupakan burung yang bagus untuk dibeli. Harga di pasaran pun bisa terdongkrak naik kala ada burung yang sebelumnya tidak pernah dilombakan kemudian dilombakan Seperti yang telah dicontohkan dalam postingan pleci kemarin, bahwa pleci yang dulu harganya hanya seputaran 50 ribu yang istimewa  sekarang melonjak menjadi 300 ribu, sejak dibukanya lomba kelas burung pleci.

Bagi para penggemar burung berkicau, lomba burung berkicau keberadaannya sangatlah penting. Lomba ini selain terdongkraknya nilai jual burung, lomba burung berkicau ini juga sebagai ajang silaturahmi bagi para penggemar burung berkicau, selain mempererat pergaulan juga bisa menambah kawan baru. Bahkan ada kebiasaan di kalangan para penggemar yaitu kebiasaan kunjungan balasan. Maksudnya saling berkunjung ketika ada lomba disuatu wilayah. Misal lomba burung berkicau suatu waktu diadakan di Pulau Jawa, kawan-kawan penggemar burung di Pulau Sumatera, Kalimantan,dan Pulau lainnya ikut datang meramaikan lomba tersebut, dilain waktu lomba diadakan di pulau Sumatera atau Kalimantan, maka para penggemar burung di Pulau Jawa pasti ikut datang untuk meramaikan lomba di Pulau Sumatera atau Kalimantan. Intinya saling berbalas kunjungan. Lomba burung berkicau ini juga sekaligus sebagai ajang rekreasi keluarga. Karena lomba burung biasanya diadakan ditempat-tempat tujuan pariwisata minimanl dekat dengan daerah tujuan pariwisata. Sehingga para penggemar lomba burung akan mengajak keluarganya untuk ikut menemani dalam lomba burung berkicau sekaligus berwisata, kala pelaksanaan lomba dilaksanakan pada hari libur panjang. Untuk di Yogya sendiri pelaksanaan lomba burung biasanya di pelataran timur Candi Prambanan, Taman Gabusan, Monumen Jogja Kembali, serta di Lapangan Denggung.

Gambar diambil dari Google


Sedang memuat atikel terkait...

You Might Also Like

25 comments:

  1. iso nglatih burung ta om..?
    burungku dah lama gak berkicau ki
    haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. burung sing endi om..wkkk.wkk.wk..

      Delete
  2. burung lagi...? hadeeeeeuh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya..nih.. mumpung lagi..inget masalah perburungan...

      Delete
  3. Wah, penggemar berat burung neh sobat hehe...
    Sob, kalo cucak rowo yang masih anakan sekarang harganya sekitar berapa ya sob?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau cucak rowo anakan biasanya sepasang om.. berkisar..2 juta sampai 3,5 juta usia satu bulan..

      Delete
  4. Waduh Om aku malah ora iso ngopeni manuk,ngopeni awak ku dewe yo kange'lan ngene he..he..he..

    ReplyDelete
  5. Ring2an ya sob? Peternakannya kalo sekitar jateng didaerah mana sob?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kalau wilayah jateng kurang begitu paham..dab.. kalau jogja.. ada di kota gede...

      Delete
  6. Replies
    1. hanya sekedar share..aja.. mbak

      Delete
  7. lovebert mpe berapaan ya kang. . . ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. lovebird..sekarang juga mahal om... minimal 500 ribu.. itupn yang biasa...

      Delete
  8. Pak, suka dg burung berkicau ya? Wah, kalau suamiku hobby banget duh. Dulu suka sekali ikutan lomba burung berkicau. Sekarang sih gak seaktif dulu... tapi suamiku sekarang sdg suka dg Pleci tuh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah..sama dunk hobinya mbak...idem..saat ini juga.. saya sudah offline..je..dari dunia..lomba

      Delete
  9. Hihi... pemerhati burung nih mas :p
    kalau disini biasanya lomba "ayam ketawa" aneh2 aja yah jenis2 lombanya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya tuch..ayam ketawa lagi naik daun..sekarang ini..ya..

      Delete
  10. Kalau burung sriti ada harganya nda mas. Apa Sriti bukan jenis burung berkicau ya?

    Soalnya di deket tempat kerja ada sarang burung Sriti Mas.

    Oya katanya kalo habis dijadikan sarang sriti nanti bakalan jadi Sarang Walet ya Mas.
    Bener apa nda ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau burung sriti biasanya memang untuk menghasilkan sarang walet.. om..

      Delete
  11. Hobi bisa menyalurkan rejeki lo Sob ! he....x9

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah's Blog

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul itu om.. dulu pernah mendapatkan rupiah dari hobi..tersebut

      Delete
  12. Ini pemiliknya orang jawa ya.,.?? :D
    Ane juga orang jawa.,., :D
    Salam.,.,.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yoi..dab.. sampeyan jawane..ngendi..

      Delete
  13. wah , hadiahnya pasti banyak tuh :D

    ReplyDelete

Matur nuwun komentaripun....